Arsip Tag: Diagnosis Kudis

Pengobatan dan Gejala Timbulnya Kudis Bagi Penderita

Pengobatan dan Gejala Timbulnya Kudis Bagi Penderita

Pengobatan dan Gejala Timbulnya Kudis Bagi Penderita – Kudis, atau scabies, adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Tungau tersebut bereproduksi pada permukaan kulit, lalu masuk ke dalam kulit untuk bertelur, sehingga menyebabkan rasa gatal. Timbulnya rasa gatal dan keinginan menggaruk dapat lebih parah di malam hari.Penyakit ini terbilang sangat mudah menular dan menyebar dengan cepat, terlebih jika seseorang melakukan kontak fisik dekat dengan pengidapnya. Meski begitu, kudis dapat dengan mudah diobati yang mampu membunuh tungau serta telurnya pada kulit. Dapatkan produk kesehatan yang ampuh megatasi kudis atau masalah kulit lainnya dengan klik gambar di bawah ini:

Baca Juga: 5 Tips Cara Menurunkan Gula Darah pada Penderita

Pengobatan dan Gejala Timbulnya Kudis Bagi Penderita

Pengobatan Kudis

Kudis dapat diobati dengan menggunakan beberapa jenis obat. Beberapa krim dan losion bisa didapatkan melalui resep dokter. Obat kudis biasanya dioleskan di sekujur tubuh, dari leher ke bawah, lalu dibiarkan selama setidaknya 8 jam.Dokter juga akan menganjurkan semua anggota keluarga dan orang terdekat pengidap untuk mengonsumsi obat tersebut meskipun tidak menunjukkan tanda-tanda tertular scabies. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran scabies. Obat krim digunakan untuk mengatasi penyakit ini dengan membunuh tungau dan telurnya.Namun, ada baiknya untuk berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu terkait tindakan pengobatan ini. Sebab sebagian obatnya tidak boleh digunakan oleh anak-anak atau wanita hamil. Walaupun obat tersebut membunuh tungau dengan cepat, tapi rasa gatal mungkin tidak sepenuhnya hilang selama beberapa minggu.

Gejala Kudis

Gejala scabies yang muncul bisa bervariasi, tergantung jika sudah pernah terserang tungau sebelumnya atau belum. Saat seseorang terkena tungau kudis pertama kali, diperlukan waktu sampai 2-6 minggu hingga gejalanya terlihat. Jangka waktu tersebut akan lebih pendek pada serangan berikut nya karena sistem kekebalan tubuh lebih cepat bereaksi, yaitu 1-4 hari. Gejala yang paling umum saat seseorang mengalami kudis, antara lain:

  • Rasa gatal yang parah, terutama di malam hari.
  • Alami ruam menyerupai jerawat.
  • Terdapat sisik atau lecet pada kulit.
  • Alami luka akibat garukan.

Rasa gatal dapat memburuk di malam hari karena itu adalah momen tungau kudis menaruh telurnya ke dalam kulit. Gatal sering dirasakan di sela-sela jari, ketiak, selangkangan, dan daerah lipatan lain.Selain gatal, ruam dan jejak seperti galian yang tipis dan tidak teratur juga bisa muncul ketika tungau menggali ke dalam kulit. Ruam akibat kudis juga bisa menjadi luka bila pengidap menggaruk kulitnya. Hati-hati, luka terbuka bisa menyebabkan impetigo.Kudis berkrusta juga dikenal sebagai kudis Norwegia, yaitu bentuk kudis serius yang menyebabkan gejala kulit yang parah. Orang yang terkena scabies berkrusta akan mengalami gejala berupa kerak yang meluas, abu-abu, dan tebal.

Diagnosis Kudis

Dokter kemungkinan dapat mendiagnosis kudis hanya dengan melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa area kulit yang menimbulkan gejala. Pada beberapa kasus, dokter bisa memastikannya dengan cara mengeluarkan tungau dari kulit dengan jarum.Cara lain yang bisa dilakukan jika tungau tidak ditemukan adalah dengan mengikis sebagian kecil kulit sebagai sampel jaringan. Setelah itu, pemeriksaan sampel tersebut dilakukan di bawah mikroskop untuk memastikan jika benar ada tungau atau telurnya.Selain itu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan dengan tinta (Burrow Ink Test) untuk membantu menemukan jalur liang pada kulit yang dibuat tungau. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara menjatuhkan tinta pulpen ke area kulit yang dirasa ditempati tungau.Setelah itu, tinta kemudian dihapus dan beberapa tinta ada yang masuk ke dalam terowongan yang dibuat tungau. Terowongan tersebut dapat terlihat jelas dengan mata telanjang setelahnya. Inilah indikasi jika seseorang terserang kudis.